Thursday, September 19, 2013

Tuliskan aku sa-buah puisi

Aku dan kamu
Duduk berdua 
Berkongsi kisah gembira bersama
Penuh gelak tawa

Aku lihat engkau
Selalu bersama kertas dan pena
Aku tanya mengapa
Kau bilang dah terbiasa

Kau bagi aku kertas2 itu
Penuh dengan tulisan puisi2mu
Aku kagum dengan kamu
Tidak pernah sesekali memberitahuku

Kau ceritakan aku sa-buah cerita yang kau tulis
Kisah dua orang yang mabuk bercinta
Sayangnya, kecundang di tengah jalan
Kau bilang, perempuan itu ada yang lain

Aku mempersoal kenapa kau tulis sebegitu
Rupanya itu kisah tentang dirimu
Aku terdiam
Aku terkesima

Aku genggam erat tanganmu
Aku bisik ke telingamu
"Tuliskan aku sa-buah puisi"


No comments:

Post a Comment